Cara Belajar Trading Saham

Cara Belajar Trading Saham! Trading Saham merupakan sebuah  transaksi saham yang berlangsung dengan memanfaatkan fluktuasi dari harga untuk mendapatkan keuntungan dari selisih jual beli tersebut. Prinsip dari para trader adalah buy and sell yaitu memanfaatkan analisa teknikal terhadap pergerakan harga saham.

belajar trading saham

Baca juga artikel lain di : http://firdaus.student.ittelkom-pwt.ac.id/

Jadi, trader ini akan membeli saham pada harga yang rendah dan menjualnya kembali pada harga yang tinggi. Jika kamu belum paham, di bawah ini beberapa strategi saat kamu melakukan trading saham.

Pertama, Strategi Scalping

Strategi yang pertama ini merupakan sebuah cara belajar trading saham harian yang paling populer. Dengan memanfaatkan time frame harian ini sampai mingguan, trader ini biasanya menetapkan target keuntungan pada sebuah angka 5% untuk kemudian dijual.

Persyaratan saat menggunakan strategi ini yaitu memilih Emiten Blue Chip. Hal ini agar fluktuasi bisa terkontrol. Selanjutnya, trader pun menetapkan maksimum 15% dari modal dalam satu emitten dan menggunakan cut loss dengan rasio umum yaitu 3% dari nilai entry.

Kedua, Strategi Swing Trader

Trader yang berada di posisi ini biasanya memanfaatkan sebuah teknik swing trader dengan strategi average down. Time frame yang lebih lama yaitu dapat mencapai mingguan hingga beberapa bulan. Akan tetapi, keuntungan belajar trading saham yang diingat ini lebih besar yaitu 15-30%.

Cara trading saham menggunakan strategi swing Trader ini yaitu memilih emitten yang sehat dalam hal manajemen serta kondisi keuangan perusahaannya. Trader ini dapat mengambil maksimum 25% dari modal dalam satu emitten dan kemudian dibagi menjadi empat langkah lanjutan.

Trader ini dapat menyesuaikan angka sesuai dengan kebutuhan. Kelebihan dari teknik belajar trading saham ini yaitu trader dapat mengukur emitten dan siap jika suatu waktu terdiskon hingga 60%.

Ketiga, Strategi Rally

Strategi rally ini sering sekali digunakan juga oleh para trend hunter. Hal ini merupakan panggilan yang berlaku untuk trader yang sabar saat memulai entry ketika emitten benar-benar terdiskon.

Jadi, mereka dapat menggunakan konsep buy low sell high dengan sebuah analisa jangka panjang dari mingguan sampai dengan bulanan. Entry saat belajar trading saham dengan teknik ini biasanya berlangsung pada bulan Juni sampai dengan Agustus ketika IHSG benar-benar sudah terdiskon.

Namun, sebelumnya juga hal ini telah dipastikan terlebih dahulu bahwa jika harga tersebut berada pada posisi Low Year to Date atau di posisi area low saat 5 tahun terakhir.

Buat kamu yang ingin mencoba belajar trading saham di Indonesia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI), maka kamu harus mencoba simulasi trading saham yang dikutip dari analisafundamental.com yang tersedia, yaitu:

IDX Virtual Trading

IDX atau Indonesian Stock Exchange dalam Bahasa Indonesia ini disebut dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang telah menyelenggarakan simulasi lewat aplikasi IDX Virtual Trading. Aplikasi ini dapat digunakan selama 30 hari dengan modal awal yaitu dalam bentuk uang virtual sebesar Rp 5 milyar.

Simulasi Trading Kontan

Selain terdapat BEI, ada juga aplikasi simulasi dari Majalah Kontan yang telah berbasis web. Simulasi tersebut cocok buat kamu yang tidak mau repot download aplikasi ke perangkat kamu. Hanya dengan mengaksesnya lewat website, maka kamu bisa belajar trading saham secara langsung.

Pada beberapa kesempatan, pihak penyelenggara pun mengadakan kompetisi trading saham melalui simulasi tersebut. Jika kamu beruntung, maka kamu bisa mendapatkan hadiah uang tunai.

Demikian penjelasan mengenai cara belajar trading saham. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk para pembaca.